Pemilihan Presiden Amerika Serikat telah menentukan Barrack Obama terpilih kembali sebagai Presiden AS ke-44. Obama akan mengemban jabatan sebagai Presiden AS untuk 4 tahun ke depan.
Warga AS yang tinggal di Israel mendukung capres dari partai Republik, Mitt Romney. Mereka mendoakan Romney akan mengalahkan Barack Obama yang dianggap tak baik untuk Israel dan Amerika.
Pemerintah Israel terus melancarkan retorika perang terhadap Iran. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu siap memerintahkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran, jika diperlukan.
Selain memiliki perbedaan sikap maupun pandangan dalam isu-isu dalam negeri, Presiden AS Barack Obama dan Mitt Romney juga berbeda dalam isu-isu luar negeri, khususnya masalah Iran dan Israel.
Ribuan orang melakukan demo besar-besaran di depan bekas Kedubes AS, di Teheran, Iran. Aksi ini dilakukan untuk menandai 33 tahun penyerbuan Kedubes AS yang pernah dilakukan oleh para mahasiswa Iran pada 1979 lalu.
Presiden Barack Obama dan Mitt Romney terus bersaing ketat dalam polling-polling. Namun bagi warga Israel, mereka lebih memilih Romney sebagai pemenang pilpres AS.
Israel dan Sudan terus bersitegang. Israel menyebut Sudan sebagai negara teroris berbahaya. Sebelumnya, Sudan menuding Israel melakukan serangan udara ke pabrik militer di Khartoum, Sudan.