Amerika Serikat menyatakan mereka berencana mengaktifkan sistem pertahanan rudal di Korea Selatan 'dalam hitungan hari' untuk menangkis ancaman Korea Utara.
Korut menggelar latihan tembak dengan peluru sungguhan secara besar-besaran. Latihan tembak ini digelar menandai peringatan 85 tahun berdirinya militer Korut.
Korut terus melontarkan ancaman provokatif terhadap AS di tengah ketegangan yang memuncak. Yang terbaru, Korut mengancam akan melenyapkan AS dari muka Bumi ini.
Kebingungan yang dipicu kapal induk AS menjadi bahan sindiran media Korsel. Pejabat AS sebelumnya mengungkapkan kapal itu masih jauh dari Semenanjung Korea.
Kapal induk AS, USS Carl Vinson, ternyata masih jauh dari Semenanjung Korea. Kapal induk bertenaga nuklir itu dilaporkan masih berada di dekat Laut Jawa.
Kapal induk AS, USS Carl Vinson bergerak menuju perairan Pasifik Barat, dekat Semenanjung Korea. Kapal induk ini membawa 60 pesawat tempur dan 5 ribu personel.
Amerika Serikat, Korsel dan Jepang melakukan latihan Angkatan Laut gabungan yang bertujuan menangkal ancaman rudal dari kapal-kapal selam Korea Utara (Korut).
Pejabat militer AS mengingatkan bahwa negara bagian Alaska bisa menjadi target rudal Korut. Karenanya, anggaran militer AS harus ditambah untuk menangkalnya.