Natalius Pigai dilaporkan ke Bareskrim Polri dugaan rasisme. Tudingan itu bermula dari cuitanya yang diduga berisi pesan rasialisme ke Jokowi-Ganjar Pranowo.
"Sejak dulu dijadikan senjata untuk mengungkit kejadian yang telah terjadi, yang mengatasnamakan orang Papua agar menjadi perhatian banyak orang," ujar Uraya.
"Substansi, argumen dan rumusan pernyataannya (Natalius Pigai) terkesan dangkal dan vulgar serta tidak nyambung. Siapa yang akan percaya? Tidak ada," ujar Bima.