Polda Riau kerap menangani kasus pemerasan melalui video call sex (VCS). Polisi mencatat ada sekitar tiga kasus pemerasan serupa terungkap sepanjang 2021.
Habib Bahar bin Smith mengirim surat untuk Habib Rizieq dan Habib Hanif Alatas. Pengacara Habib Rizieq menilai surat sebagai dukungan dari murid kepada gurunya.
Marzuki Alie siap menjalani mubahalah karena dituding berbohong soal 'SBY bilang Megawati kecolongan'. Beberapa tokoh juga pernah ingin bersumpah mubahalah.
Napi asal Lampung, Iwan, ditetapkan sebagai tersangka pemerasan hingga Rp 150 juta terhadap seorang wanita asal Riau setelah merekam VCS. Iwan juga minta pulsa.