AS kembali melontarkan seruan untuk menerapkan embargo senjata terhadap junta militer Myanmar, setelah pembantaian puluhan warga sipil pada malam Natal.
Sedikitnya dua anak-anak tewas setelah ledakan mengguncang pesta pernikahan di wilayah Afghanistan bagian selatan. Beberapa orang lainnya mengalami luka-luka.