detikNews Setelah Bunuh 2 Petugas Pajak, Pengusaha Agusman Naik Ojek ke Kantor Polisi Pengusaha Agusman Lahagu membunuh dua petugas pajak di Nias, Sumatera Utara. Rabu, 13 Apr 2016 09:43 WIB
detikNews Kapolda Sumut: Pengusaha Agusman Tusuk 2 Petugas Pajak karena Kesal Ditagih Seorang pengusaha wajib pajak Agusman Lahagu atau AL, membunuh dua petugas Pajak KPP Sibolga. Rabu, 13 Apr 2016 09:05 WIB
detikNews Komnas HAM Minta Kasus Tewasnya Siyono Lanjut ke Pemeriksaan Pidana Dua anggota Densus 88 yang menyalahi prosedur saat mengawal Siyono hingga tewas akan disidang oleh Propam Polri. Apa respons Komnas HAM? Selasa, 12 Apr 2016 22:17 WIB
detikNews Anggota Komisi III DPR: Kasus Siyono Tak Boleh Berhenti di Sidang Etik Polri menyebut petugas Densus yang menyalahi prosedur hingga Siyono tewas, akan disidang etik. Tetapi, hal itu tidak cukup sebagai pertanggungjawaban. Selasa, 12 Apr 2016 17:08 WIB
detikNews Mencari Keadilan untuk Siyono, Suratmi, dan 5 Anaknya Suratmi dan lima anaknya yang masih kecil mencari keadilan. Suami sekaligus figur ayah yang mereka cintai Siyono telah berpulang. Selasa, 12 Apr 2016 08:34 WIB
detikNews Kasus Siyono, Propam Polri: Anggota yang Terlibat Akan Disidang Kasus tewasnya Siyono, terduga teroris yang ditangkap Densus 88 tak didiamkan Polri. Sabtu, 09 Apr 2016 17:27 WIB
detikNews Propam Polri Sudah Periksa Anggota Densus yang Kawal Siyono: Ada SOP yang Dilanggar Propam Polri bergerak melakukan pemeriksaan dalam kasus tewasnya Siyono, yang ditangkap terkait kasus terorisme. Sabtu, 09 Apr 2016 14:36 WIB
detikNews Kapolri: Perlu Rekonstruksi Terkait Kematian Siyono Kapolri menyebut pemeriksaan oleh Propam sudah selesai terkait kematian Siyono. Tetapi dia menegaskan masih perlu rekonstruksi. Rabu, 06 Apr 2016 18:50 WIB
detikNews Propam Polri Akan Periksa Polisi yang Bercanda Bawa Bom di Pesawat Candaan penumpang membawa bom masih tetap terjadi, kali ini di Bandara Sultan Thaha. Senin, 04 Apr 2016 17:31 WIB
detikNews Polri Akui Ada Kesalahan Prosedur Soal Siyono: Minimal 2 Orang yang Kawal Polri mengakui adanya kesalahan prosedur terkait tewasnya terduga teroris Siyono saat pengembangan penanganan. Senin, 14 Mar 2016 15:59 WIB