Gema debat capres sampai ke Austria. Tak hanya nonton bareng alias nobar, warga negara Indonesia (WNI) di Austria pun 'membedah' isi debat ketiga capres.
Cawapres Boediono sempat kena sentil Jusuf Kalla saat debat capres putaran kedua digelar. Menanggapi 'serangan JK' itu Boediono menanggapinya santai dan menganggapnya hal yang wajar.
Debat calon presiden kedua yang digelar 25 Juni malam dinilai lebih seru dan tidak membosankan. Debat ketiga kalinya diharapkan lebih tajam lagi. KPU pun sepakat dengan tim sukses memberi waktu ekstra untuk debat antar capres.
Ketua Tim Kampanye Nasional JK-Wiranto, Fahmi Idris, angkat bicara seputar debat capres kedua. JK dinilai keluar dari pemikiran yang standar. Sedangkan kompetitornya dinilai tidak mengerti duduk perkara.
SBY 'diserang' JK dalam debat capres kedua. Namun, SBY terkesan defensif dan tidak mau menyerang balik JK. SBY tidak ingin rakyat melihat presiden dan wapres saling serang.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) merasa ada perbedaan yang sangat terasa dalam debat capres edisi kedua 25 Juni kemarin. Perdebatan antar calon yang menjadi inti permainan mulai terlihat.
Tim sukses Jusuf Kalla-Wiranto merasa sangat puas JK tampil prima dan bermain baik dalam debat capres kedua. Elektabilitas JK pun diprediksi akan terus naik.
Capres Megawati Soekarnoputri menanggapi dingin acara debat capres yang kedua. Putri Proklamator Bung Karno ini menilai acara malam ini tidak ada perubahan.