Namanya adalah Brigjen Yehu Wangsajaya (55). Meski menyandang pangkat jenderal bintang satu, sehari-hari dia menjalani hidup sederhana dengan naik TransJ-MRT.
Sejumlah hal terungkap dalam rekonstruksi kasus Bripda HS membunuh sopir taksi online. Salah satunya niatnya mencuri mobil korban untuk tutupi utang ke kakak.
Anggota Densus 88 Bripda HS tersangka pembunuhan sopir taksi online awalnya berniat mencuri mobil guna mengganti uang kakak Rp 90 juta yang dipakainya berjudi.