Arus sungai Ciliwung dari Bogor membawa tumpukan sampah. Seluruhnya kini tertahan di Jembatan Rawajati, Kalibata, Jakarta Selatan. Truk pengangkut sampah yang bolak-balik di sekitar lokasi membuat arus lalu lintas tersendat.
Siapa yang tahan didera banjir setiap tahun. Warga langganan banjir di daerah Kampung Melayu, Jakarta Timur pun sudah pasrah. Mereka tidak keberatan dipindahkan asal menerima ganti untung.
Memasuki musim penghujan, banjir kembali menjadi ancaman bagi Kota Jakarta. Para penjaga pintu air kembali menjadi ujung tombak pengendali air yang mengalir dari Bogor.
Setelah diuji coba, kapal pendorong lumpur di Sungai Ciliwung mulai beraksi. Hanya saja, target tidak terpenuhi karena lumpur yang melintasi Jl Juanda dan Jl Veteran itu tebal dan pekat.
Waterway yang dulu pernah dibanggakan oleh Pemprov DKI telah gagal dalam pengoperasiannya. Kini, wisata angkutan air yang diluncurkan 6 Juni 2007 hanya meninggalkan fasilitas penunjang yang terbengkalai.
sekitar 100 orang dari Laskar Hijau PKB menggelar aksi kampanye simpatik untuk pasangan SBY-Boediono menang satu putaran. Aksi simpatik ini dilakukan di Muara Angke dan sepanjang kali ciliwung.
Banjir sudah menjadi langganan tahunan Ibukota Jakarta. Menghadapi datangnya banjir di awal tahun 2009, Departemen Pekerjaan Umum (PU) menjanjikan pembangunan Banjir Kanal Timur dikebut.
Sampah 22 truk berhasil dijaring Pemerintah Kota Jakarta Timur dari Sungai Ciliwung, di bawah jembatan Kalibata dalam waktu 2 hari. Entah berapa banyak truk sampah lagi yang akan dijaring.
700 Kepala keluarga dari 5 RW di kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur menjadi korban banjir. Tidak ada korban jiwa karena pemerintah setempat telah mengimbau warga untuk mengungsi sejak sore hari.