Keputusan utama rapat pleno Golkar adalah menunggu hasil praperadilan Ketum Golkar Setya Novanto, yang kini berstatus tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP.
Rapat pleno Partai Golkar memutuskan menunjuk Sekjen Idrus Marham sebagai Plt Ketua Umum. Namun status plt ini hanya sementara menunggu praperadilan Novanto.
Dalam rapat pleno Golkar muncul isu agar Wanbin Golkar dilibatkan. Wanbin diharapkan bisa meminta Setya Novanto mundur dari posisinya sebagai Ketum Golkar.
Rapat pleno Golkar terkait pembahasan posisi sang ketum, Setya Novanto, kembali dimulai setelah diskors dua kali. Surat yang dibuatnya pun juga akan dibacakan.