Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly mengatakan nama Djoko Tjandra sudah tidak lagi masuk dalam red notice atau buruan Interpol sejak 2014.
Acara 'Apel Siaga Ganyang Komunis' yang diselenggarakan PA 212 dan sejumlah GNPF Ulama dihadiri banyak massa. Ketua PA 212 mengaku tak khawatir virus Corona.