Pengungkapan ini merupakan pertama kali dilakukan dalam empat tahun terakhir, setelah mantan Presiden Donald Trump menutupi data itu selama pemerintahannya.
Pemimpin Korut, Kim Jong-Un, menegaskan pengembangan persenjataan diperlukan untuk menghadapi kebijakan bermusuhan dari AS dan pengerahan militer di Korsel.
Biden menyatakan dukungan untuk Jenderal Mark Milley yang diam-diam menghubungi China karena khawatir Trump bisa memicu serangan nuklir usai kalah pilpres 2020.