Di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, sudah sejak beberapa tahun terakhir ini berdiri sebuah gerai martabak, roti cane dan bubur kambing yang dapat direkomendasikan. Namanya: Martabak HAR. Ya, ini memang cabang Martabak HAR yang sudah punya nama harum.
Martabak khas yang satu ini sengaja diberi nama Martabak HAR. Kulit martabaknya diisi dua telur bebek, digoreng lalu disantap dengan semangkuk kari kentang. Ada pula nasi briyani dan roti cane, semuanya top markotop!
Di antara 5 restoran May Star, hanya yang di Gandaria City inilah yang menyatakan lembaganya sebagai restoran halal. Karena itu, May Star menjadi satu pilihan baru bagi mereka yang merencanakan berbuka puasa.
Di masa lalu, Desa Solo dipilih sebagai lokasi untuk memindahkan Karaton Kartasura. Istana baru itu kemudian disebut Karaton Surakarta Hadiningrat. Desa Solo kemudian berkembang menjadi kota besar dan memiliki peta kuliner yang besar.
Buat penyuka pedas boleh menjajal lidah Anda di resto yang menyajikan menu khas Lombok yang serba pedas ini. Ada ayam seraten dan ayam plecing yang empuk namun bikin lidah menari-nari kepedasan. Siap-siap saja menyeka keringat yang bercucuran!
Ada yang menarik ketika memasuki restoran kecil sederhana ini. Namanya sama sekali tidak mengesankan ke-Cina-an, malahan agak n-Jawa-ni. Masakan spesialnya kangkung crispy saus Thai hmm... memang mak nyuss!
Mendag Mari Elka Pangestu menggalakkan program Ayo Jadi Konsumen Cerdas. Gerakan ini untuk menyadarkan agar masyarakat menjadi konsumen yang cerdas membeliĀ barang dengan 4 langkah.
Jajanan kaki lima khas Singapura ini bisa dimakan sebagai menu sarapan, makan siang atau makan malam. Teksturnya lembut dengan rasa gurih yang enak. Yang gurih berbalut telur atau yang manis keduanya sama enaknya. Disuap hangat dengan cocolan sambal. Hmm... sedap!
Terjebak kemacetan di Jakarta? Tidak dapat tiba di Bogor pada waktunya untuk berbuka puasa? Jangan khawatir. Ada Cibubur Square, sebuah pitstop baru di sisi Jagorawi lintasan Jakarta-Bogor.