Pertamina harus menanggung kerugian yang cukup banyak dari penjualan Bahan Bakar Minyak. Pasalnya dari jual Premium, Solar, sampai Pertamax sekarang rugi.
Pertamina mendadak membatalkan recana kenaikan harga Pertamax, yang merupakan barang non subsidi. Keputusan tersebut membuat Pertamina rugi menjual Pertamax.
Tidak hanya harga Pertamax yang batal naik, tapi pemerintah juga masih menahan kenaikan harga solar subsidi Rp 6.900/liter. Harusnya sudah naik Rp 8.200/liter.
Pertamina secara mendadak membatalkan keputusan menaikkan harga Pertamax Cs. Hal ini karena ada gejolak di masyarakat mendapat informasi yang salah terkait harga solar.