Kurir narkoba menyamar menjadi tukang ojek di Batam, Kepulauan Riau. Pria berinisial ASK (27) itu ditangkap aparat Polresta Barelang, Batam dengan barang bukti berupa sabu 512,46 gram.
Komisi III dan Komisi IX DPR akan mengagendakan rapat gabungan dengan BNN dan Polri menyangkut temuan cathinone atau katinona dan turunannya. Temuan narkoba baru di Indonesia harus segera diantisipasi.
BNN memastikan menemukan zat turunan cathinone dalam kasus Raffi Ahmad cs. Karena derivat atau turunan, gugus kimia zat cathinone itu sudah diubah. Efeknya, daya rusaknya menjadi lebih tinggi.
Cathinone, zat yang sedang ramai diperbincangkan karena diklaim BNN sebagai narkoba jenis baru. Pansus UU Narkotika menegaskan bahwa cathinone itu sama dengan katinona yang ada dalam UU 35/2009 tentang Narkotika. Yang jelas tak ada manfaat yang diperoleh dari zat itu selain meracuni.
Badan Pengawasan Obat-obatan dan Makanan (Badan POM) menilai peredaran cathinone atau katinona, yang ditemukan di rumah Raffi Ahmad, harus dicegah. Karena narkoba yang dianggap BNN jenis baru ini dijual lebih murah dari heroin.
Badan POM sepakat zat cathinone atau katinona yang ditemukan saat penggerebekan BNN di rumah Raffi Ahmad termasuk narkoba. Karena pengaruhnya bisa membuat euforia sehingga membuat orang malu menjadi sangat percaya diri.
Pansus UU Narkotika memakai referensi dari WHO, dunia medis AS dan Eropa dalam menetapkan cathinone atau katinona ke Narkotika Golongan I. Dalam dunia kedokteran, zat ini sudah tak dipakai untuk pengobatan.
Mantan Ketua Pansus UU Narkotika Prof Dr Sudigdo Adi SpKK menegaskan bahwa zat cathinone sama dengan katinona yang ada dalam UU 35/2009 tentang Narkotika. Zat itu adalah zat lama karena sudah diketahui susunan kimianya.