Meski mendominasi kompetisi F1 2007, Lewis Hamilton dinilai tak akan bisa menjadi juara. Namun jikapun tetap menginginkannya, debutan McLaren itu harus bisa sombong. Kok?
Kegagalan di GP Spanyol tidak membuat optimisme Kimi Raikkonen mengendur. Berandai-andai, dia mengaku bisa saja tampil cemerlang jika saat itu tidak terkendala mesin.
Cerita kepahlawanan Michael Schumacher dan Fernando Alonso sudah berbeda sekarang. Animo warga Jerman dan Spanyol dalam menyaksikan F1 pun tak lagi sama.
Pengakuan atas kehebatan Lewis Hamilton tak hanya datang dari sesepuh di F1. Sebagai salah satu pesaing utamanya, Felipe Massa merasa sang debutan telah menjadi penantang serius.
Tak pelak, reliabilitas mobil menjadi masalah utama yang dihadapi Ferrari saat ini. Kekhawatiran pun muncul berkaitan dengan peluang menjadi juara konstruktor.
Insiden senggolan antara Felipe Massa dan Fernando Alonso jadi pembahasan hangat. Tetapi jika ada yang disebut agresif, Massa menuding Alonso-lah orangnya.
Bukan Kimi Raikkonen yang saat ini mengancam gelar juara yang diraih Fernando Alonso tahun lalu melainkan Lewis Hamilton. Tetapi kenapa pembalap McLaren Mercedes ini tak menganggap rekan setimnya ancaman?
Tampil konsisten di empat seri pembuka F1 2007, Lewis Hamilton pun mengubah targetnya semula dari tampil sebaik mungkin menjadi juara dunia. Mungkinkah terwujud?
Masih ada 13 seri yang harus dilalui musim ini. Tapi melihat raihan Lewis Hamilton di empat seri pertama, jalan ke juara dunia tengah direntas pemuda Inggris itu.