Pria ini pernah rebutan bihun goreng dengan BCL. Ada juga pesanan Starbucks yang barista tidak suka membuatnya hingga tahu pong favorit orang terkaya Indonesia.
Gerakan boikot ini banyak menyasar produk dan perusahaan asal Amerika dan Eropa yang dianggap mendukung Israel secara finansial atau memiliki sikap pro-Israel.
Saat bekerja di perusahaan, pegawai perlu ikuti aturan yang ditetapkan. Begitu juga pegawai Starbucks yang tidak hanya melayani, tapi perlu ikuti 5 aturan ini.
Boikot produk yang masuk dalam daftar produk terafiliasi dengan Israel terlihat dampaknya di beberapa negara Arab seperti, Mesir, Yordania, Kuwait, dan Maroko.
Menanggapi hal itu, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan dalam hal ini pemerintah tidak memboikot produk apapun termasuk yang disebut pro Israel.