Indonesia dikenal dengan negara Maritim. Panjangnya garis pantai ditambah dengan minimnya patroli laut menjadi salah satu celah bandar dalam menyelundupkan narkoba ke Indonesia.
Sebuah restoran di Beijing, Cina menulis pengumuman tidak menerima pelanggan dari Jepang, Filipina, Vietnam dan anjing. Kebijakan ini menimbulkan kemarahan, dengan sejumlah komentator di internet menuduh restoran ini sebagai ekstremis dan rasis.
"Di seluruh dunia orang tetap patuhi jam malam tempat hiburan, cuma di Indonesia yang tidak. Di kita ini sangat longgar sehingga jadi peluang penyalahgunaan narkoba," ujar Eks Kepala BNN Komjen Pol (pur) Gories Merre.
Memasuki tahun 2013, Kementerian Luar Negeri menetapkan 9 prioritas pokok perhatian. Kerjasama bilateral termasuk perlindungan WNI di luar negeri masuk dalam prioritas.
Semakin padat dan cepatnya jalur maritim di Indonesia, diperlukan semacam koordinasi operasi yang lebih baik khususnya di dekat perbatasan wilayah. Karena itu, pemerintah Indonesia dan Australia sepakat untuk kerjasama di bidang SAR.
Sebagai negara kepulauan, Indonesia membutuhkan 10 sampai 12 kapal selam untuk mencegah potensi gangguan keamanan laut. Diharapkan target pemenuhan kapal selam dapat rampung sebelum tahun 2024.
Puluhan orang pencari suaka yang selamat dari kecelakaan kapal di bawa ke Christmas Island di tengah perdebatan panas tentang pencari suaka di parlemen Australia. Pada hari Rabu sebuah RUU yang akan mengizinkan pencari suaka diproses di lepas pantai lolos di majelis rendah.