Banyak polisi berpangkat bintaradibayangi rasa takut saat harus piket malam. Tak heran jika akhir-akhir ini, jarang polisi bertugas di jalanan saat sudah di atas jam tujuh malam.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh, memberikan santunan beasiswa bagi anak-anak polisi yang menjadi korban penembakan misterius. Mereka akan menerimabiaya sekolah Rp 600- Rp 700 ribu per bulan.
Sebagai anggota Provost Polair, Aipda Anumerta Sukardi kerap menjalankan tugas pengawalan terhadap masyarakat yang membutuhkan. Dia pun dinilai telah gugur dalam menjalankan tugas.
IPW meminta Polri untuk membuka kemungkinan pelaku dari kelompok selain teroris. Dugaan kelompok preman hingga persaingan usaha pengawalan harus ikut dipertimbangkan.
Keberadaan 1 proyektil peluru dalam kasus penembakan Bripka Sukardi masih misterius. Polisi terus mencarinya, dibantu 10 orang dari tim Gegana Mabes Polri.
Seorang anggota polisi kembali menjadi korban penembakan orang misterius. Kali ini Bripka Sukardi anggota Provos Mabes Polri tewas ditembak, Selasa (10/9) malam di depan gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan
Brigadir Fadly, polisi yang diduga akan menjadi sasaran pelaku penembakan di Mojokerto masih diperiksa Propam Polda Jatim. Kabarnya, Fadly punya catatan kriminal dan pernah disidang di Propam.