Para penggemar kuliner Bandung kini bisa kembali berpesta pora. Untuk menikmati kuliner Bandung kini cukup datang ke IBCC Boulevard, Jalan Ahmad Yani. Jangan sampai terlewat, karena waktunya cuma sampai 29 Desember nanti.
Rumah makan Dago Panyawangan berada di tempat yang strategis, di antara deretan FO di Jalan H Djuanda, tepatnya no 173. Setiap akhir pekan, tempat ini dipenuhi pengunjung yang kebanyakan adalah para pelancong sambil menikmati wisata belanja.
Ikan mas goreng yang seukuran telapak tangan ternyata dagingnya gurih renyah, kres-kres. Dicocol dengan sambal dadak cabai rawit merah dan hijau plus kucuran air jeruk limau, rasanya makin dahsyat. Nasi timbel yang pulen dan wangipun jadi teman yang pas buat malahap ikan mas Teh Riri ini!
Rumah makan Dago Panyawangan berada di tempat yang strategis, di antara deretan FO di Jalan H Djuanda, tepatnya no 173. Setiap akhir pekan, tempat ini dipenuhi pengunjung yang kebanyakan adalah para pelancong sambil menikmati wisata belanja.
Masakan sunda memang sangat khas mulai dari lalapan, sambal dadak, sampai dengan berbagai jenis pepes. Mulai dari pepes ayam, pepes tahu, sampai dengan pepes oncom. Apalagi kalau dinikmati RM Ampera.
Ber-kambing ria di Warung Pak Gino Bandung bisa mengembalikan tenaga yang serasa terkuras di saat menjalani ibadah Puasa. Tak heran, semua sajian full daging, dan yang tak lupa...enak juga.
Dengan kecewa saya meninggalkan restoran Bumbu Desa. Sayang dengan standard makanan seperti itu bisa saja saya dapatkan di restoran Sunda lain tanpa harus membayar mahal.
"Syukran Indunissiyah," seru warga Lebanon Selatan. Ucapan yang artinya terima kasih Indonesia ini bergema di pangkalan Soekarno, tempat pasukan Indonesia bermarkas.