Terhitung mulai 1 Agustus 2006 harga BBG turun sebesar 14,6%. Harga BBG yang semula Rp 3.000 per liter setara premium (LSP) turun menjadi Rp 2.562 per LSP.
Dephub akan membagikan 4.000 converter kitt (alat untuk memindahkan bahan bakar bensin menjadi bahan bakar gas) kepada angkutan umum di Jakarta dan Surabaya.
Harga beras yang meningkat memicu inflasi bulan Mei. Untuk mengendalikan tingkat inflasi, pemerintah akan berupaya menstabilkan harga beras sepanjang tahun 2006 ini.
Pemerintah berniat mengurangi impor BBM sekitar 30-35%. Langkah itu akan diambil menyusul tingginya harga minyak, sementara subsidi sulit untuk ditambah.
Kondisi PLN yang carut marut karena terdesak tingginya biaya BBM dan minimnya subsidi, memaksa perusahaan ini harus segera mencari energi pengganti yang murah.