Hizbullah mengumumkan Naim Qassem, yang sebelumnya menjabat wakil pemimpin kelompok itu, sebagai pemimpin baru yang menggantikan mendiang Hassan Nasrallah.
Pejabat Hizbullah, Hashem Safieddine, yang diumumkan tewas di tangan Israel disebut memiliki hubungan sangat kuat dengan Iran, pendukung utama kelompok itu.