Suhu ekstrim di Mina ditambah kelelahan jamaah pasca wukuf di Arafah mengakibatkan banyak jamaah haji terserang penyakit bahkan meninggal. Karena itu para jamah diimbau tak terlalu banyak beraktivitas di luar tenda.
Berbekal sepeda, pasukan tenaga pengantar obat (Tepat) siap sedia mengantarkan obat untuk memenuhi kebutuhan obat dokter-dokter di pemondokan jamaah haji. Dokter kini full konsentrasi menangani jamaah sakit.
Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) di Makkah merancang sejumlah terobosan. Salah satunya, telemedicine yang diujicoba untuk melayani pasien jamaah haji gawat darurat.