Rehabilitasi pascabencana di Kota Subulussalam menunjukkan 12 dari 13 indikator pemulihan hijau. Fokus pada sektor persawahan dipercepat sebelum musim hujan.
Dinas Pertanian Bali melaporkan 328,78 hektare lahan sawah rusak akibat kekeringan 2026. Penanganan dan pemantauan terus dilakukan untuk menjaga produktivitas.
Bencana hidrometeorologi di Aceh Tamiang menyisakan PR bagi pemerintah. Penyediaan lahan huntap sudah siap, namun konsolidasi tanah menjadi tantangan utama.