KSAD Jenderal Dudung Abdurachman minta jajarannya tak terbuai ancaman kelompok radikal dari luar saja, tapi juga perlu waspada kemungkinan ancaman dari dalam.
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman memerintahkan prajurit TNI peka terhadap ancaman radikalisme. Dia menyebut ancaman radikalisme sudah mulai masuk ke masyarakat.
"PBNU menjamin tidak ada satupun dai-dai yang berpaham radikal. Pesantren NU tidak ada yang tersusupi dan terkontaminasi dengan radikalisme," kata Said Aqil.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan ancaman terorisme hingga penyebaran COVID di Operasi Lilin 2021. Amanat Kapolri dibacakan oleh Anies.
Muhammadiyah mengapresiasi kepercayaan dunia terhadap Indonesia tersebut sebagai suatu capaian positif dan konstruktif yang memberi optimisme di tengah pandemi.