Bitcoin kembali menembus level US$ 117.000 atau sekitar Rp 1,94 miliar (asumsi kurs Rp 16.626) usai The Federal Reserve (The Fed) memangkas suku bunga acuan.
Lonjakan harga Bitcoin (BTC) kembali mencatatkan sejarah dengan menembus harga tertinggi sepanjang masa (All-Time High/ATH) di level US$ 118.000, Jumat (11/7).
Pasar kripto anjlok, Bitcoin turun di bawah US$ 105.000. Likuidasi besar-besaran terjadi, namun ini dianggap proses pembersihan untuk stabilitas pasar.
Bitcoin anjlok lebih dari 12%, turun ke bawah US$ 64.000. Analis peringatkan potensi penurunan lebih lanjut, dengan proyeksi harga bisa mencapai US$ 38.000.