Airbus melakukan recall 6.000 unit pesawat A320, termasuk 38 di Indonesia, akibat risiko radiasi matahari. Maskapai diminta konfirmasi jadwal penerbangan.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F Laisa menyampaikan bahwa kondisi cuaca ekstrem tersebut berdampak sementara terhadap operasional penerbangan.