BMKG mengungkap potensi gelombang tsunami di Danau Maninjau akibat aktivitas Patahan Kajai-Talamau. Tsunami dapat terjadi jika gempa magnitudo 6,1 terjadi.
Para peneliti menemukan bahwa hilangnya danau-danau besar di Tibet selatan sejak puluhan ribu tahun lalu kemungkinan 'membangunkan' kembali sesar-sesar kuno.
Gubernur Bali Wayan Koster menginstruksikan Bupati Bangli untuk menertibkan keramba apung di Danau Batur karena merusak ekosistem dan mencemari kawasan danau.
Dinas Ketahanan Pangan Agam melaporkan kematian 1.428,73 ton ikan di Danau Maninjau akibat cuaca ekstrem, menyebabkan kerugian Rp 32,86 miliar bagi petani.