Minimnya stok blangko e-KTP di Cianjur membuat antrean data siap cetak mencapai 36.136 data kependudukan. Hal ini membuat banyak warga manfaatkan calo.
Kekurangan blangko e-KTP terjadi di berbagai daerah. Kemendagri menyatakan kurangnya ketersediaan blangko e-KTP tak terlepas dari kasus megaproyek e-KTP.
Komisi II DPR RI menyetujui pergeseran alokasi anggaran Kemendagri tahun anggaran 2019 sebesar Rp15,9 miliar untuk pemenuhan blanko KTP Elektronik (e-KTP).
Tito Karnavian menyebut kekurangan blangko e-KTP untuk 2019 merupakan tumpahan masalah. Sebab, pengadaan e-KTP untuk 2019 ini sudah dianggarkan pada 2018.