Grup Telegram yang diduga menawarkan jasa prostitusi online bule wanita melalui sistem open booking out (BO). Kepolisian Daerah (Polda) Bali turun tangan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberi ruang ke masyarakat Bali untuk mendahulukan penyelesaian kasus hukum melalui kearifan lokal alias secara adat.