Pada perdagangan Rabu (3/10/2007), rupiah dibuka pada melemah ke level 9.125 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.100 per dolar AS.
Harga bahan bakar minyak non subsidi periode Oktober 2007 naik bervariasi mulai 2,7 persen hingga 6,5 persen. Kenaikan paling tinggi pada minyak diesel
Dolar AS masih betah bergerak di posisi terendahnya atas euro. Dolar belum juga bangkit seiring meningkatnya kekhawatiran tentang perekonomian AS dan ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut.
Sementara nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat (28/9/2007) dibuka stabil pada level 9.158 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.155 per dolar AS.
Pada perdagangan Jumat (28/9/2007), rupiah dibuka stabil pada level 9.130/9.140 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.139 per dolar AS.