PT Freeport Indonesia akan mulai mengekspor konsentrat sore hari ini. Rencana eskpor ini sempat tertunda karena faktor cuaca dan mengerasnya stok konsentrat.
BPS melaporkan neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2014 defisit US$ 305,1 juta. Namun, MS Hidayat, Menteri Perindustrian, optimistis neraca perdagangan akan membaik seiring bakal pulihnya ekspor produk tambang mineral.
PT Freeport Indonesia kembali bisa mengekspor tambang. Dengan demikian diharapkan kinerja ekspor sektor nonmigas di semester II tahun 2014 ini diyakini positif.
Pemerintah telah merestui Freeport untuk melakukan ekspor, seiring telah dipenuhinya berbagai persyaratan. Chairul Tanjung, Menko Perekonomian, memperkirakan hal ini akan berdampak positif bagi kinerja ekspor Indonesia.
Setelah keluarnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 153/PMK.011/2014 terkait bea keluar (BK) ekspor mineral, mulai besok Freeport sudah bisa ekspor produksinya.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akhirnya merevisi aturan pemberlakukan bea keluar (BK) terkait pelarangan ekspor hasil tambang mentah. Berapa tarifnya?