Pemerintah masih menahan harga komoditas energi seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite, LPG 3 kg, dan listrik di tengah kenaikan harga minyak dunia.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan arus kas PT Pertamina defisit US$ 12,98 miliar atau Rp 188,2 triliun (kurs Rp 14.500) akhir tahun ini.
Rencana kenaikan tarif listrik santer terdengar. Apalagi, Presiden Jokowi disebut telah menyetujui kenaikan tarif listrik untuk pelanggan golongan ini.
Komisi VII DPR RI belum menerima laporan dari pemerintah maupun PT PLN terkait rencana kenaikan tarif listrik untuk pelanggan golongan 3.000 VA ke atas.