China menanggapi klaim bahwa roket yang akan menabrak Bulan pada 4 Maret 2022 adalah miliknya. Sebelumnya roket ini diduga sebagai Falcon 9 milik SpaceX.
Badan intelijen AS mengatakan bahwa satelit mata-mata terbaru telah diluncurkan dengan sukses ke orbit luar angkasa menggunakan roket Falcon 9 buatan SpaceX.