Belum lama ini, Kementerian Negara BUMN melansir wacana menarik. Kementerian ini berencana memindahkan kantor beberapa BUMN di sekitar istana Merdeka ke wilayah lain.
Di 2010, Indonesia berdasarkan hitungan Badan Pusat Statistik (BPS) ternyata mengalami surplus beras sebanyak 4,325 juta ton. Tapi kok pemerintah masih melakukan impor?
Maraknya konversi lahan pertanian di dalam negeri yang dilakukan oleh masyarakat menghambat produksi beras nasional. Pemerintah menyatakan tak berdaya mencegah konversi lahan yang terjadi.
Pemerintah akan mengupayakan perubahan pemberian subsidi beras untuk orang miskin (raskin), dari hanya beras saja menjadi kombinasi bahan pokok lainnya seperti sagu atau pangan untuk orang miskin (pangkin).
Pemerintah berencana tetap mengimpor beras sebesar 300.000 ton jika stok beras di akhir tahun hanya mencapai 1,2 juta ton. Impor tersebut kemungkinan berasal dari negara Vietnam dan Thailand.
Pemerintah memastikan stok beras beberapa hari menjelang lebaran masih aman. Namun pemerintah memprediksikan akan terjadi kenaikan harga beras pada H-3 sampai dengan H+3.
Pemerintah memastikan stok beras beberapa hari menjelang lebaran masih aman. Namun pemerintah memprediksikan akan terjadi kenaikan harga beras pada H-3 sampai dengan H+3.