BW berharap Mahkamah Konstitusi (MK) tak menjadi mahkamah kalkulator. Ucapan BW itu disebut sebagai pengingat agar MK menjaga pemilu tetap jujur dan adil.
"MK hanya mengadili, memeriksa perkara dalam persidangan. Artinya, apa pun pernyataan itu, kami tak bisa menanggapi, terserah masing-masing," kata Anwar Usman.