detikNews Pengungsi Suriah semakin banyak ke Turki Setidaknya 4.300 orang sekarang melarikan diri dari tindak kekerasan di Suriah dan mencari perlindungan di Turki. Minggu, 12 Jun 2011 01:14 WIB
detikNews AS mengecam keras Suriah Amerika Serikat dengan keras mengecam Suriah karena penggunaan kekerasan yang keterlaluan atas pengunjuk rasa anti pemerintah. Sabtu, 11 Jun 2011 18:44 WIB
detikNews Presiden Suriah Tak Mau Terima Telepon dari Sekjen PBB Sekjen PBB Ban Ki-moon mencoba menelepon Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk membahas pergolakan di negaranya. Namun Assad menolak berbicara dengan pemimpin badan dunia itu. Sabtu, 11 Jun 2011 11:33 WIB
detikNews Demontrasi kembali telan puluhan korban di Suriah Sedikitnya 22 orang tewas dalam bentrok terbaru antara massa antipemerintah dan aparat keamanan di berbagai tempat di Suriah. Sabtu, 11 Jun 2011 08:45 WIB
detikNews Tentara Suriah melancarkan operasi di Jisr al-Shughour Stasiun TV Suriah melaporkan tentara Suriah mulai melancarkan operasi pemulihan ke kota Jisr al-Shughour dan kawasan sekitarnya. Jumat, 10 Jun 2011 21:06 WIB
detikNews Jumlah pengungsi Suriah semakin besar Sekarang ini semakin banyak warga Suriah yang mengungsi ke Turki karena takut pasukan pemerintah akan menyerang kota Jisr al-Shughour. Jumat, 10 Jun 2011 05:27 WIB
detikNews Warga Suriah mengungsi ke Turki Ratusan warga Suriah melarikan diri ke perbatasan Turki karena kekerasan di negaranya. Kamis, 09 Jun 2011 02:27 WIB
detikNews Penduduk Jisr al-Shughour mengungsi Sejumlah laporan dari Suriah menyebutkan penduduk kota Jisr al-Shughour mengungsi karena khawatir atas serangan pasukan pemerintah Rabu, 08 Jun 2011 05:25 WIB
detikNews Bentrok maut baru di Suriah telan 35 korban jiwa Sedikitnya 35 orang dilaporkan terbunuh di Jisr al-Shughour, ketika tentara dan tank Suriah mencoba memulihkan keadaan di sana. Senin, 06 Jun 2011 08:29 WIB
detikNews Israel tembaki demonstran di Golan Tentara Israel menembaki demonstran pro-Palestina di Suriah saat mereka bergerak ke Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel. Senin, 06 Jun 2011 02:32 WIB