BPOM melalui Balai Besar POM di Jakarta (BBPOM di Jakarta) menemukan 65 obat ilegal mengandung bahan berbahaya, bisa memicu stroke hingga serangan jantung.
WHO menyuarakan keprihatinan pada 20 anak yang meninggal akibat sirup obat batuk yang terkontaminasi. Diketahui, produksi obat dilakukan di tempat penuh sampah.