Sebuah pesawat pengebom B-52 milik AS mengudara di atas kawasan Timur Tengah. Hal ini menjadi aksi pamer kekuatan oleh pemerintahan baru Presiden AS, Joe Biden.
"Pilot dari F-15C Eagle yang jatuh dari Fighter Wing ke-48 telah ditemukan dan dipastikan meninggal," kata pernyataan di halaman Facebook RAF Lakenheath.
Fethullah Gulen, seorang pengkhotbah Muslim yang berbasis di AS telah dituduh memerintahkan kudeta gagal tersebut. Gerakan yang ia pimpin telah dilarang.
Angkatan udara Taiwan telah mengandangkan armada F-16-nya setelah kehilangan sebuah pesawat dalam misi pelatihan. Ini adalah insiden kedua dalam sebulan.
Setelah pemerintah Inggris melarang perangkat Huawei, mililter negara itu dilaporkan menyiapkan kapal induk terbarunya untuk berpartoli di kawasan Timur Jauh
Ada 105 unit jet tempur siluman yang akan dibeli oleh Jepang dari AS dalam kesepakatan penjualan yang ditaksir senilai US$ 23,11 miliar (Rp 333,7 triliun).