Namanya adalah Brigjen Yehu Wangsajaya (55). Meski menyandang pangkat jenderal bintang satu, sehari-hari dia menjalani hidup sederhana dengan naik TransJ-MRT.
Sejumlah hal terungkap dalam rekonstruksi kasus Bripda HS membunuh sopir taksi online. Salah satunya niatnya mencuri mobil korban untuk tutupi utang ke kakak.