Bupati Karanganyar dikecam karena dugaan politisasi bansos. Sebab, nama Bupati Karanganyar dan istri ada di amplop bansos yang berasal dari dana Baznas.
Para pedagang kaki lima (PKL) penerima bansos tersebut bertanya-tanya sumber dana bantuan karena amplop itu bertuliskan nama Bupati Karanganyar dan istrinya.
Nama Bupati Karanganyar dan istri yang tertera pada amplop bansos Baznas menjadi polemik. Pakar hukum UNS Solo menilai hal itu berpotensi masuk ke ranah pidana.
DPRD Karanganyar akan memanggil Disdagnakerkop UKM dan Baznas Kabupaten Karanganyar terkait polemik amplop bansos bertuliskan nama bupati dan istrinya.
Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos mulai disalurkan di Majalengka. Ada 37 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) yang jadi sasaran bantuan Rp 600 ribu.