Penggeledahan juga dilakukan di beberapa ruangan dan rumah yang ada di dalam pondok pesantren. Ini dikarenakan didapai bendera berlambang kalimat tauhid yang digunakan kelompok teroris ISIS, terpasang di ruang kelas belajar ponpes.
Pria yang ditangkap Densus 88 di Makassar, Sulselbar bernama Ustadz Basri. Dia diketahui sebagai pimpinan pondok pesantren Tanfidzul Quran. Densus 88 mengamankannya karena dicurigai terlibat ISIS.
Tim Densus 88 Antiteror Polri kembali membekuk tersangka kasus terorisme. Tersangka dengan inisial H. MB alias Ustad B itu diduga terlibat berbagai kegiatan aksi teror dan pengiriman WNI untuk bergabung dengan ISIS.
Ambo Ace (35), anak buah teroris Sabar Subagyo alias Daeng Koro telah ditangkap Densus 88 Antiteror. Ia diduga terlibat serangkaian aksi teror dan pembunuhan dua anggota polisi di Tamanjeka, Poso.
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror membekuk buronan kasus terorisme Ambo Ece (36), di Bulutironge, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
KSAD Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan Yogyakarta masih aman dari ancaman ISIS. Sebab, kearifan lokal masyarakat Yogyakarta telah berhasil mengamankan daerahnya dari paham-paham radikal.
Operasi terkait terorisme terus dilakukan Polri melalui Densus 88/Antiteror. Dua orang buronan kasus terorisme dibekuk satuan berlambang burung hantu ini di Bima, NTB.
Polisi telah mengamankan R, orang yang diduga sebagai fasilitator WNI untuk bergabung dengan ISIS. Tim kepolisian pun lantas menggeledah rumah milik R yang ada di kawasan Kebon Jeruk, Jakbar.
Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap seorang pria terduga ISIS berinisial R di Petamburan, Jakarta barat. Selain R, petugas juga mengamankan istri dan seorang anaknnya.