Catatan perjalanan karir seorang ahli gizi dan pakar kuliner Indonesia, Tuti Soenardi selama 40 tahun beliau berkarya terangkum lengkap di sini. Resep kreasi beliau bisa dinikmati khususnya mereka yang ingin membuka usaha di dunia catering. Penasaran?
Di Semarang, Pasar Semawis sudah lima tahun lebih eksis sebagai tujuan wisata kuliner. Ikon kuliner yang cukup menonjol di sana adalah nasi ayam, es puter Cong Lik, dan lebihd dari 30 gerai makanan lainnya. Mampir yuk!
Kalau selama ini Anda sering mendengar mengenai jajanan super lezat di pasar malam Shihlin, Taiwan. Sekarang tidak perlu jauh-jauh pergi kesana. Sebab aneka jajanan lezat Shihlin tersebut kini ada di Jakarta. Mau?
Paul Bocuse, tokoh legendaris hidangan Perancis dikenal karena sajian klasiknya. Selama 3 hari, secara khusus Chef Gilles Reinhard yang ditunjuk oleh sang maestro akan menyajikan pesona hidangan Perancis klasik untuk warga Jakarta.
Ingin makan char kwetiau, carrot cake atau rojak? Kini tak perlu jauh-jauh lagi pergi ke negara asalnya. Jajanan kaki lima Singapura populer seperti bakut teh, Singaporean fried noodle, frog congee, dan mussle omelet kini bisa dinikmati di sini. Mampir yuk!
Jalan Gondangdia Lama (sekarang Jalan Raden Pandji Soeroso) agaknya memang merupakan "pusat" dari berbagai tempat makan djadoel. Ada RM Trio (Chinese), Mi Bakso Godila, RM Tinoor Baru (Manado), dan RM Hadir. Sayangnya, Art & Curio yang terkenal dengan bistik djadoel-nya sudah beberapa tahun ini hilang dari sana.
Gonggong... Pertama kali tahu nama ini dari teman saya yang komen di status FB saya sebelum terbang ke Tanjung Pinang. "Jangan lupa makan gong gong" begitu pesannya, makanan apaan tuh? Namanya koq gak menjual gitu sih hehehe. Ternyata ini adalah salah satu sea food yang khas di Kepulauan Riau, khususnya di Tanjung Pinang.
Bentuknya putih panjang berlendir, dimakan langsung, tanpa dimasak terlebih dahulu. Mencoba local taste dalam balutan kuliner ekstrim adalah sebuah pengalaman yang patut dicoba oleh setiap petualang.
Cobalah tambelo, sebuah extreme food yang patut dicoba ketika berkunjung ke Pelabuhan Pomako. Penduduk setempat, suku Kamoro menjadikannya sebagai obat.