Ekonomi Indonesia tahun depan diperkirakan akan menunjukkan perbaikan namun masih rapuh. Selain faktor non-ekonomi di dalam negeri, pengaruh regional juga akan memberikan kontribusi pada perbaikan ekonomi.
Ulama besar, Imam Syafi'i berpendapat pedagang idealnya memahami ilmu fiqih, sehingga masyarakat benar-benar merasakan perniagaan yang Islami dan terhindar dari praktek yang curang dan riba.
Bursa jepang menguat untuk pertama kalinya dalam 4 hari seiring berkurangnya pengangguran AS yang meningkatkan kepercayaan bahwa ekspansi ekonomi meningkat. Sementara minyak masih melemah. Berikut market flash eTrading Securities.
Pemerintah dan DPR didesak untuk membentuk Tim Pemulihan Aset Publik (TPAP) untuk mengejar aset-aset PT Bank Century Tbk (sekarang Bank Mutiara) yang dibawa kabur pemilik lama ke luar negeri senilai US$ 1,1 miliar.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah berjanji mengucurkan dana bantuan sebesar Rp 47 miliar untuk pembangunan Sentra Bisnis KUKM (Senbik).
Bursa US dan minyak melemah serta dolar melemah terhadap yen sementara treasuri rally. Saham Hongkong dan Cina melemah didorong oleh pelemahan saham perbankan. Berikut market flash eTrading Securities.
Pengguna internet di China sudah menyiapkan sambutan khusus untuk kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Negeri Tirai Bambu itu. Sambutan yang dimaksud pastinya bukan aksi penyambutan nan meriah. Lalu apa?
Rasio elektrifikasi Indonesia hanya sekitar 54%. Berarti hampir separuh penduduk Indonesia belum menikmati listrik. Ratusan ribu bahkan jutaan anak di Indonesia tidak dapat berkonsentrasi dalam belajar karena tiadanya penerangan di rumah mereka.
Bank Mandiri memperoleh fasilitas pinjaman senilai US$ 105 juta dari Asian Development Bank (ADB). Fasilitas ini digunakan untuk memperkuat struktur pendanaan.