Filipina menuduh para nelayan China menuangkan sianida ke perairan di sekitar Kepulauan Spratly, titik rawan konflik di Laut China Selatan yang disengketakan.
Pengadilan Rusia menjatuhkan hukuman penjara kepada hakim-hakim senior ICC dan kepala jaksa penuntutnya yang telah memerintahkan penangkapan Presiden Putin.