Sekretaris Sesditjen P2P Kemenkes, dr Achmad Yurianto menyebut Virus Corona tak seganas wabah SARS dan MERS. Angka kematian SARS dan MERS tergolong tinggi.
Beberapa hari lalu Thailand mengonfirmasi kasus pertama infeksi virus korona baru yang sedang mewabah di China. Jepang kemudian menemukan hal yang sama.
Otoritas kesehatan China mengkonfirmasi adanya virus baru penyebab penyakit 'misterius' mirip pneumonia. Virus corona jenis baru itu dinamakan 2019-nCoV.