Berkaca pada Pilpres 2014 dan 2019, lamanya durasi kontestasi politik pilpres telah mengakibatkan mengerasnya fragmentasi politik di tengah masyarakat.
Kinerja Presiden Jokowi ikut mendorong keterpilihan PDI Perjuangan. Bahkan dari survei SMRC, elektabilitas PDI Perjuangan mencapai 28 persen pada Juli 2023.
Prancis menggelar pemilihan presiden untuk tahun pemerintahan 2022-2027. Namun, tingkat keikutsertaan pemilih tahun ini hanya mencapai angka 65 persen.
Presiden Prancis yang juga maju sebagai kandidat di Pilpres Prancis 2022, Emmanuel Macron, menyerang pesaingnya Marine Le Pen bersekongkol dengan Rusia.