Menurut Ketua Gerbang Pronas, Fuad Adnan, komitmen boikot produk merupakan jalan untuk mendorong produk nasional berkembang dan menjadi tuan di negeri sendiri.
Google dilaporkan telah menghabiskan uang sebesar USD 2,1 miliar atau sekitar Rp 33,1 triliun, sebagai biaya pesangon terhadap 12 ribu karyawan yang di-PHK.