Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro pun menjelaskan bahwa Indonesia sudah bisa memproduksi ventilator.
Indonesia mulai memproduksi ventilator yang selama ini diimpor. Ventilator tersebut dibuat oleh perguruan tinggi, perusahaan swasta, dan lembaga pemerintah.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta alat tes COVID-19 tidak lagi diimpor, alias menggunakan produk dalam negeri sepenuhnya. Begini penjelasan Menristek.
"Pengalaman kami dalam rapid test karena ada bahan baku yang masih harus diimpor, kadang-kadang terlambat atau terhambat atau terlalu lama di bandara."