detikNews Jokowi: Penanganan Gempa Pidie Jaya Sudah Baik dan Cepat Dikatakan Jokowi, penanganan gempa ini sudah berjalan 99 persen. Hal ini berjalan dengan baik dan cepat. Jumat, 09 Des 2016 01:39 WIB
detikNews 'Alat Pendeteksi Nyawa' Jadi Andalan Cari Korban di Bawah Reruntuhan Pencarian korban gempa di Aceh memang terfokus pada timbunan bangunan-bangunan yang roboh. Kamis, 08 Des 2016 17:04 WIB
detikNews JK: Pemerintah dan Rakyat Harus Kerja Keras Mengevakuasi dan Merehabilitasi JK memperkirakan status tanggap darurat akan berlangsung selama 1 hingga 2 bulan lamanya. Kamis, 08 Des 2016 10:06 WIB
detikNews BNPB: Korban Tewas Gempa Aceh Jadi 99 Orang, 1 Orang Hilang Jumlah korban tewas akibat gempa Aceh bertambah menjadi 99 orang, 1 orang hilang, ratusan bangunan rusak. Kamis, 08 Des 2016 09:32 WIB
detikNews BNPB: Pemda Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Terkait Gempa Aceh Pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat untuk mempercepat proses tanggap darurat bencana gempa bumi 6,5 SR yang terjadi di Aceh. Rabu, 07 Des 2016 19:20 WIB
detikNews BPBD DIY Kirim Tim Khusus ke Aceh Bantu Pencarian Korban Gempa Kasie Kedaruratan Pusdalop BPBD DIY, Danang Samsurizal mengatakan tim yang dikirim adalah tim advance untuk mendukung operasi tanggap darurat di Aceh. Rabu, 07 Des 2016 15:34 WIB
detikNews Motif Pelaku Samakan Kapolri dengan DN Aidit: Tak Suka Pemerintahan Jokowi-JK Tersangka yang berstatus sebagai napi itu mengaku tidak suka dengan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Rabu, 07 Des 2016 13:41 WIB
detikNews Samakan Kapolri dengan DN Aidit di Medsos, Napi Ini Ditangkap Polisi Argo menyesalkan adanya handphone yang digunakan tersangka untuk mengunggah statusnya itu di Facebook. Rabu, 07 Des 2016 12:33 WIB
detikNews Gempa 6,5 SR di Aceh, Basarnas Kerahkan Tim Khusus dari Jakarta Saat ini tim sudah ada satu tim beranggotakan 20 orang dari kantor SAR Aceh yang bergerak ke lokasi pusat gempa. Rabu, 07 Des 2016 10:05 WIB
detikNews 2 Purnawirawan Ditangkap Diduga Makar, Pangdam Jaya: TNI Tetap Solid 2 purnawirawan TNI ditangkap karena diduga makar. Namun, Pangdam Jaya menegaskan bahwa TNI solid dalam satu komando. Rabu, 07 Des 2016 00:37 WIB